
SMA Negeri 10 Pangkep merupakan salah satu lembaga pendidikan menengah atas di Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, yang memiliki sejarah panjang dalam upaya pemerataan pendidikan bagi masyarakat.
Awal Pendirian
SMA Negeri 10 Pangkep berawal dari program SMA Terbuka yang dirintis untuk memberikan akses pendidikan bagi lulusan SMP dan MTs yang mengalami kendala dalam melanjutkan ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Program ini lahir sebagai respons terhadap data dari Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional (Balitbang Depdiknas) yang mencatat bahwa dari 2,66 juta murid lulusan SMP/MTs pada tahun ajaran 1999/2000, hanya 1,78 juta murid (66,9%) yang dapat melanjutkan ke tingkat selanjutnya. Selain itu, angka putus sekolah di tingkat menengah mencapai 243.100 murid dari total 5,6 juta murid (9,03%).
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah merintis pendirian SMA Terbuka sebagai alternatif bagi murid yang mengalami kendala finansial, akses geografis, dan keterbatasan sarana transportasi. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan pendidikan oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Pendidikan, ditetapkan enam provinsi sebagai lokasi penyelenggaraan SMA Terbuka, salah satunya adalah Provinsi Sulawesi Selatan. Kabupaten Pangkep kemudian ditunjuk sebagai daerah pelaksana program ini.
Pada tanggal 7 Agustus 2002, SMA Terbuka di Kabupaten Pangkep resmi mendapatkan Surat Keputusan (SK) Pendirian dengan nomor 533 Tahun 2002. Kemudian, izin operasional diberikan melalui SK bernomor 897/3400.A/Dispora pada 7 Juni 2005. Pada saat itu pengelolaan SMA Terbuka ini berada dibawah naungan SMAN 1 Bungoro.
Perubahan Nomenklatur
Pada tahun 2017 terbit Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 99 Tahun 2017, yang menyebabkan perubahan signifikan dalam status SMA Terbuka di Kabupaten Pangkep yang sebelumnya berada dibawah naungan SMAN 1 Bungoro. Dengan adanya regulasi baru tersebut, SMA Terbuka bertransformasi menjadi SMA Negeri 10 Pangkep. Perubahan ini menandai pengakuan resmi sebagai institusi pendidikan negeri yang tidak hanya mengelola kelas reguler tetapi juga tetap menyelenggarakan program kelas terbuka. Murid yang mengikuti program kelas terbuka menjalani pembelajaran dengan sistem jarak jauh yang dipadukan dengan pertemuan tatap muka. Sementara kelas reguler belajar tatap muka 100%
Fasilitas Sekolah
SMA Negeri 10 Pangkep dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung pembelajaran, termasuk:
- Ruang kelas yang memadai
- Perpustakaan yang lengkap
- Laboratorium komputer
- Laboratorium fisika, kimia, dan biologi
- Ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS)
- Ruang Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)
- Ruang pramuka
- Berbagai sarana untuk pengembangan minat dan bakat murid
Kegiatan Ekstrakurikuler
Sebagai bagian dari pengembangan karakter murid, SMA Negeri 10 Pangkep menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Melalui berbagai program pendidikan dan kegiatan ekstrakurikuler, SMA Negeri 10 Pangkep terus berupaya memberikan layanan pendidikan yang berkualitas serta membentuk murid yang berprestasi dan berkarakter.
"Dengan dedikasi dan komitmen yang tinggi terhadap pendidikan, SMA Negeri 10 Pangkep terus berupaya menjadi pusat pendidikan yang bermutu dan relevan bagi masyarakat Pangkep dan sekitarnya."